Kebudayaan papua

KEBUDAYAAN PAPUA

KONDISI DAN LETAK GEOGRAFIS
Papua adalah sebuah provinsi terluas Indonesia yang terletak di bagian timur Indonesia.  Luas wilayah provinsi Papua adalah 317.062 ( Km2 ) dengan Kota Merauke yang terluas dan Kota Jayapura yang terkecil. Papua terletak diantara 130-141o  Bujur Timur dan 2o25’ Lintang Utara – 9o Lintang Selatan. Kota Jayapura merupakan daerah dengan suhu udara tertinggi, mencapai 28,2oC ditahun 2005 sedangkan Wamena merupakan daerah dengan suhu udara terendah yang mencapai 19,4oC pada tahun 2004. Persentase kelembaban udara tertinggi mencapai 87% di Biak pada tahun 2005 dan terendah mencapai 77% di Serui pada tahun 2001.

KEBUDAYAAN

1. Rumah Adat
Salah satu contoh rumah adat Papua dinamakan Honai. Honai merupakan rumah adat Papua yang dihuni oleh suku Dani. Rumah tersebut terdiri dari dua lantai yaitu lantai pertama sebagai tempat tidur dan lantai kedua untuk tempat bersantai, makan dan mengerjakan kerajinan tangan. Pintu Honai amat kecil, tanpa jendela dan atapnya terbuat dari rumput lalang. Honai terbentuk seperti jamur dengan ketinggian sekitar 4m. Rumah itu luasnya sekitar12-16m.

2. Pakaian Adat
Pria Papua mengenakan pakaian adat berupa hiasan kepala, kalung yang terbuat dari gigi dan tulang hewan, kalung dari kerang, ikat pinggang dan sarung yang berumbai rumbai. Tombak beserta, tameng dengan hiasan yang khas ikut menyertai pakaian adatnya.
Wanitanya memakai kalung dari kerang dan gigi binatang, hiasan pada lengan serta pakaian berumbai rumbai.

3. Tari tarian Daerah Papua
a.Tari Selamat Datang, merupakan tari yang mempertunjukkan kegembiraan hati penduduk dalam menyambut para tamu yang dihormati.
b.Tari Musyoh, merupakan tari suci/keramat dalam upaya mengusir arwah orang meninggal karena kecelakaan.
c.Tari Mbes, merupakan tari garapan yang berfungsi sebagai tari penyambutan tamu. Yang unik dalam tari ini adalah adanya penggambaran tamu yang digotong dalam posisi berlentang pada sebuah perisai. Sementara tifa, yang ritmis dinamis ditengah perkikan perkikan khas, merupakan warna tersendiri bagi tari yang diangkat dari daerha Asmat ini.

4. Senjata Tradisional
Salah satu senjata tradisional di Papua adalah pisau belati. Senjata ini terbuat dari tulang burung Kasuari dan bulunya menghiasi hulu belati tersebut.
Senjata utama penduduk asli Papua lainnya adalah busur dan panah. Busur terbuat dari bumbu dan kayu, sedangkan tali busur terbuat dari rotan. Anak panahnya terbuat dari bumbu, kayu atau tulang kanguru. Busur dan panah dipakai untuk berburu atau berperang.

5. Suku
Suku dan marga yang terdapat didaerah Papua adalah : Asmat, Dani dan suku suku lain yang jumlahnya banyak sekali, tergantung pada keberadaan sukunya, termasuk pula yang tergolong suku Rumpu Melanisia.

6. Bahasa Daerah: Papua.

7. Lagu Daerah:Apuse, Yamko Rambe Yamko.

8. Sistem religi
Sebagian masyarakat Papua masih memiliki kepercayaan totemisme, sebagai bentuk kepercayaan yang memandang asal-usul manusia berasal dari dewa-dewa nenek moyang, dan masih ada suku suku yang tertutup atau tidak mau berhubungan dengan dunia luar.  mendiami tiga distrik yakni Merauke, Okaba  dan Muting, Kabupaten Merauke, Papua. Namun walaupun begitu sebagian dari mereka telah memeluk beberapa agama resmi yang diakui oleh pemerintah.Di Papua Timur sebagian agamanya beragama Kristen dengan persentase sebagai berikut :
·Protestan ( 51.2 % ), Katolik ( 25.42 % ), Islam ( 20% ), Hindu ( 3 % ) dan Buddha ( 0.13 % )
Sedangkan di Papua Barat :  
·Kristen ( 50.7 % ), Islam ( 41.3 % ), Katolik ( 7.7% ), Hindu ( 0.1 % ), Buddha ( 0.1 % ) dan Konghucu ( 0.1 % )

9. Mata pencaSistem
mata pencaharian di papua ini amat beragam, sesuai dengan dimana masyarakat itu  tinggal. rumah diatas  tiang ( rumah panggung ), mata pencaharian menokok sagu dan menangkap ikan. Penduduk pesisir pantai Penduduk ini mata pencaharian utama sebagai Nelayan disamping berkebun dan meramu sagu yang disesuaikan dengan lingkungan pemukiman itu. Komunikasi dengan kota dan masyarakat luar sudah tidak asing bagi mereka. Penduduk pedalaman yang mendiami dataran rendah Mereka termasuk peramu sagu, berkebun, menangkap ikan disungai, berburu dihuta disekeliling lingkungannya.

Sumber

http://googleweblight.com/?lite_url=http://pendidikansejarah2015a.blogspot.com/2015/12/makalah-kebudayaan-papua.html?m%3D1&ei=e1XtWsbf&lc=id-ID&s=1&m=684&host=www.google.co.id&ts=1479732328&sig=AF9Nedl-ye80E4ELuZuuBxWdR41wtHmOUg

http://googleweblight.com/?lite_url=http://www.kebudayaanindonesia.com/2014/04/kebudayaan-papua.html?m%3D1&ei=PEfn_2Fx&lc=id-ID&s=1&m=684&host=www.google.co.id&ts=1479732328&sig=AF9Nedm0XL5S1Auri6V3xvAMypG71FuZbw

Komentar